Monthly Archives: May 2016

Pendaftaran Mahasiswa Baru 2016-2017

001
Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2016-2017
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) MADIUN

Jurusan :

  1. S1 Tarbiyah, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI)
  2. S1 Tarbiyah, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Waktu Pendaftaran : tanggal 20 Juni s/d 8 Agustus 2016

Seleksi : Hari Senin, 15 Agustus 2016 Pukul 15.00 – 17.00 WIB

Materi Seleksi :

  1. Pengetahuan Agama Islam
  2. Pengetahuan Umum

Hasil Seleksi akan diumumkan pada tanggal 22 Agustus 2016

Registrasi dilaksanakan tanggal 23 s/d 29 Agustus 2016

 

Persyaratan Pendaftaran :

  1. Fotocopy Ijazah MA/SMA/SMK Sederajat yang sudah dilegalisir rangkap 3 (tiga) lembar.
  2. Pas Photo Hitam Putih terbaru ukuran 3×4 cm dengan jumlah 4 (empat) lembar.
  3. Biaya Pendaftaran Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah)

Informasi lebih lanjut datang langsung ke Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun. Jl. Soekarno Hatta 70B Madiun

Telpon 0351-463472

HP. 085645929756

Dosen STAI Madiun menjadi Da’i Internasional Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU)

LDNU
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) terus bergerak menyiapkan kader-kader dai muda yang siap terjun ke dunia internasional dan media. Setelah diadakan pelatihan Da’i internasional pada tanggal 12-14 april bulan lalu, yang dihadiri oleh Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj. Saat pembukaan pelatihan beliau mengingatkan seluruh peserta agar sungguh-sungguh dalam berdakwah. “Islam yang tumbuh di Indonesia terbukti mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sebagai pemegang amanah, janganlah kita ragu untuk mendakwahkan Islam Nusantara dalam kondisi apapun,” terangnya.
LDNU pusat mengadakan diklat tambahan yang lebih komprehensif dan aktual, demi mewujudkan cita citanya, yaitu mencetak kader Da’i militan, transformatif, dan up to date, maka diadakanlah diklat itu di Cisarua Bogor pada tanggal 19-29 Mei 2016.
Peserta diklat berasal dari penjuru indonesia mulai Kalimantan, Banjar Masin, Madiun, Banyuwangi, dan Bekasi. dari Wilayah Madiun yang mewakili adalah Dosen Tasawuf Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun.  Kesemuanya memiliki cita cita yang sama yaitu ingin mendalami Islam rohmatan lil alamin yang terkenal dengan istilah Islam Nusantara.
Pelatihan dakwah transformatif berlangsung selama 11 hari mulai tanggal 19-29 Mei. Para peserta mendapatkan berbagai materi yang dibutuhkan untuk tugas ke luar negeri, antara lain; bahasa Inggris, pemanfaatan TIK, psikoterapi, sosial budaya, fisik dan mental, Branding and Positioning, Public Speaking serta penguatan nilai-nilai Ahlus Sunnah Wal Jamaah.
Pada acara pembukaan di gedung PBNU lantai delapan, Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj menyatakan, “Kami sangat bangga dengan kalian, yang telah sudi meninggalkan orang orang tersayang demi menggapai dakwah yang toleran dan bisa diterima di segala kondisi dan situasi”.  selama 11 hari di villa flora cisarua itu, ke 18 dai ambassador telah menerima berbagai ilmu mulai dari pelajaran Power Point oleh Ustadz Hendra, Mas Billy dengan Ilmu Stoping Branding-nya, lalu ada Jubir HTI, Ismail Yusanto yang menjelaskan ilmu tentang Khilafah, Materi Aswaja, Tasawuf, Kristologi oleh mantan pendeta. Pada hari sabtu 28 Mei 2016 diisi materi materi jurnalistik, dengan tujuan para dai mampu menulis berita dengan baik dan menarik. Pada hari ahad 29 Mei 2016 diklat ditutup pada jam 8 dan menuju RS Darmais dalam rangka menjenguk dan mendoakan peserta Dai ambassador yang sedang sakit yaitu Muhammad Aqil.
Setelah para peserta mengikuti semua kegiatan dan semua pelatihan selama 11 hari, maka diumumkannya 8 terpilih yang akan dikirim ke luar negeri selama Bulan Ramadhan, yaitu:
1. Ustadz Khumaini Rosadi dikirim ke Amsterdam, Belanda.
2. Ustadz Budi Budiman dikirim ke Hongkong
3. Ustadz Syihabudin dikirim ke Hongkong
4. Ustadz Ismail Hasan, dosen Tasawuf STAI Madiun ke Malaysia.
5. Ustadz Taufiq Munir dikirim ke Malaysia.
6. Ustadz M. Qodar Syah dikirim ke Malaysia.
7. Ustadz Choirul Hady Muhammad dikirim ke Malaysia
8. Ustadz Saepuloh akan dikirim ke Malaysia.
untuk da’i yang lain mengisi safari Dakwah selama Bulan Ramadhan diberbagai daerah di Nusantara. (ust. Anan)