TAFSIR ZIKIR, Mengungkap Motivasi Laku Zikir di Pesantren Salafiyah Bihâru Bahri ‘Asaili Fadâilir Rahmah

oleh DR. Musthofa
WhatsApp Image 2018-08-01 at 17.17.47

Buku yang ada di hadapan pembaca ini, menghadirkan
dzikir dalam makna yang tekstual, yaitu suatu ritual dzikir yang sengaja dilakukan secara berjamaah untuk mendapatkan
ketenangan batin dan mengembalikan kehidupan pengamalnya
ke jalan yang lurus dan berkah. Demikianlah, pelaku atau
pengamal dzikir yang dianalisis dalam buku ini, merupakan para santri yang terdapat di Pondok Pesantren Bihâru Bahri ‘Asaili Fadâilir Rahmah, yang berada di Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Pondok ini dikenal sebagai pesantren yang menampung para santri fussaq, yaitu santri yang berlatar belakang hidup tanpa aturan/pelanggar nilai-nilai agama di kehidupan mereka sebelum masuk pondok. lebih lanjut baca dalam https://drive.google.com/file/d/1fkIUMEKg5ywKtRKPtfXJar-BzQarLCTJ/view?usp=sharing
[insert_php]echo “aaa”;[/insert_php]

SUFISME PESANTREN Tafsir atas Metode Pendidikan Sufistik Pondok Pesantren Bihâru Bahri ‘Asaili Fadâili Al-Rahmah

oleh DR. Musthofa

WhatsApp Image 2018-08-01 at 17.17.46 (1)
Seorang sufi yang menjalani Maqâm akan merasakan begitu dekat dengan Tuhannya dan merasa tenang, tentram dan damai. Maqâm juga didefinisikan sebagai metode prakondisional, berupa amalan lahir dan batin, seperti taubat, zuhud, sabar, tawakkul, mahabbah dan ma‘rifah. Amalan-amalan batin tersebut dijadikan sebagai maqâm dalam mensucikan jiwa (tazkiyah al-
nafs), yang dijalani pada tingkatan kerohanian sebagai aturan yang harus ditaati agar selalu dekat dengan Tuhan bagi seorang sufi.
Ketaatan-ketaatan seorang sufi dalam menjalani maqâmât, akan bermanfaat positif, terutama kondisi batin. Seorang sufi akan
merasa takut, rendah hati, takwa, tawakkul, syukur, dan tenang jiwanya, serta memperoleh perlindungan dan pengawalan dari Sang Maha Pencipta, ketika menjalani maqâmât tersebut. Jika rentetan amalan sufi tersebut memberi kesan pada kondisi rohani seorang sufi, maka ia disebut sebagai “ahwâl”. Ahwâl terdapat dalam hati secara tidak langsung sebagai anugerah dari Allah. Ada beberapa contoh ahwâl yang sering disampaikan oleh para ahli, misalnya rasa senang atau sedih, rindu atau benci, rasa takut atau suka cita, tenang atau cemas. lebih jelasnya dapat di baca dalam https://drive.google.com/file/d/1XcDmTgK-dXJTQkdVgqDrSjEfjgX24zQr/view?usp=sharing

GEBYAR SENI MAHASISWA STAI MADIUN

Pada Sabtu, 14 Oktober 2017 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun menyelenggarakan “GEBYAR SENI MAHASISWA” dengan Tema “Melalui Ajang Pentas Seni Kita Tingkatkan Semangat dan Budaya”. Acara yang dimeriahkan dengan penampilan dari mahasiswa perwakilan kelas mulai dari semester 1 sampai dengan semester 7 tersebut menampilkan diantaranya, Tari Tradisional, Accoustic, Musikalisasi Puisi, dan Pementasan Drama.

IMG_2431 IMG_2471IMG_2374
Dalam Gebyar Seni Mahasiswa tersebut juga diadakan Bazar Kreativitas Mahasiswa, yaitu Bazar yang menjual produk-produk yang berasal dari daur ulang bahan bekas hasil dari kreativitas mahasiswa. Produk-produk tersebut diantaranya berupa, kotak tissue dari bubur kertas, bros dari sisa kain yang tidak terpakai, gantungan kunci dari kulit kelapa, miniatur dari kertas koran, dan masih banyak lagi kreativitas lainnya. Produk tersebut dipamerkan dan dijual dengan harga yang relatif terjangkau.

IMG_2496
“Tujuan diselenggarakannya Gebyar Seni Mahasiswa tersebut adalah untuk meningkatkan bakat mahasiswa dalam bidang seni. Sedangkan Bazar Kreativitas Mahasiswa ditampilkan dalam rangka meningkatkan kreativitas mahasiswa dan membekali mahasiswa untuk berjiwa wirausaha,” terang Jamiatun Khotimah mahasiswa semester 5 PGMI selaku Ketua Panitia.

IMG_2444
Dalam acara tersebut juga sekaligus sebagai peresmian UKM Teater Lentera STAI Madiun, yang secara simbolis diresmikan oleh Bapak Drs. H. Zainul Arifin, M.Si kepada Ibu Alfiati, M.Pd selaku pembina UKM Teater Lentera STAI Madiun.

MENGENAL BUDAYA ASLI MADIUN MELALUI RISET

Pada Minggu, 1 Oktober 2017 salah satu Dosen STAI Madiun, Ibu Alfiati, M.Pd melakukan observasi dan wawancara pada Paguyuban Seni Dongkrek Krido Sakti yang bertempat di Desa Mejayan, Caruban Kabupaten Madiun. Observasi dan wawancara yang dilakukan adalah serangkaian dari proses penelitian dari Ibu Alfiati, M.Pd dengan judul penelitian “DONGKREK MADIUN: ANTARA SENI, TRADISI, DAN RELIGI”, yang mana penelitian tersebut telah lolos mendapatkan dana hibah penelitian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI tahun 2017.

IMG_1728
Penelitian tersebut juga melibatkan mahasiswa STAI Madiun sebagai dokumenter dan sekaligus dengan tujuan memberikan pengalaman kepada mahasiswa tentang bagaimana tahapan-tahapan dalam proses penelitian di lapangan. “Penelitian tersebut mendapatkan tanggapan yang luar biasa dari pemilik Sanggar Dongkrek, hal itu terbukti dengan beliau memberikan keterangan dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh peneliti.”, terang Ibu Alfiati, M.Pd selaku peneliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenalkan budaya asli Kabupaten Madiun yaitu, Dongkrek yang saat ini belum banyak masyarakat yang mengetahui tentang bagaimana prosesi dan wujud dari kesenian dongkrek dan apa makna filosofi dibalik topeng dongkrek.

IMG_1754

LOMBA PIDATO BAHASA INDONESIA DALAM RANGKA PERINGATAN HARI JADI KE- 7 LEMBAGA PERS MAHASISWA “AL FATH” STAI MADIUN

Pada Minggu, 21 Mei 2017, UKM Al Fath STAI Madiun menyelenggarakan Lomba Pidato Bahasa Indonesia tingkat MA/ SMA/ SMK se Karesidenan Madiun. Lomba Pidato Bahasa Indonesia tersebut diikuti oleh kurang lebih sebanyak 30 peserta diantaranya dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Madiun, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Madiun, SMK Negeri 4 Kota Madiun, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Takeran Magetan, SMK Cendekia Madiun, dan masih banyak lagi.

FB_IMG_1508303542263

FB_IMG_1508303527402
Lomba Pidato Bahasa Indonesia diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi yang ke-7 Lembaga Pers Mahasiswa Al Fath STAI Madiun. Lomba tersebut mengangkat Tema “Melalui Peran Generasi Muda Mewujudkan Indonesia yang Berakhlak Mulia dan Berbudi Pekerti Luhur.” “Tema tersebut diangkat dengan tujuan untuk meminimalisir tingkat kenakalan remaja saat ini di Indonesia dan supaya generasi muda kembali sadar dengan perannya bagaimana untuk mewujudkan Indonesia yang berakhlak dan berbudi pekerti luhur, karena remaja saat ini banyak yang tidak mengenal lagi etika dan sopan santun yang dahulu melekat dalam jiwa Bangsa Indonesia,” terang Sri Nurhayati, mahasiswa Prodi PAI Semester 2 selaku Ketua Panitia Lomba.

FB_IMG_1508303519620
Dalam lomba tersebut turut hadir sebagai juri yaitu Ibu Alfiati, M.Pd selaku Dosen Bahasa Indonesia STAI Madiun, Bapak Dian Nashrul Munif, M.Pd selaku Dosen Bahasa Inggris STAI Madiun, dan Bapak Arif selaku Ketua Majelis Sastra Madiun. Pada akhir acara diumumkan para juara Lomba Pidato Bahasa Indonesia yang diantaranya, juara 1 diraih oleh siswa dari MAN takeran Kabupaten Magetan, juara 2 dan juara 3 diraih oleh siswa dari SMK Cendekia Madiun, dan juara favorit diraih oleh siswa dari MAN 2 Kota Madiun.

LOMBA PIDATO BAHASA INDONESIA DALAM RANGKA PERINGATAN HARI JADI KE- 7 LEMBAGA PERS MAHASISWA “AL FATH” STAI MADIUN

Pada Minggu, 21 Mei 2017, UKM Al Fath STAI Madiun menyelenggarakan Lomba Pidato Bahasa Indonesia tingkat MA/ SMA/ SMK se Karesidenan Madiun. Lomba Pidato Bahasa Indonesia tersebut diikuti oleh kurang lebih sebanyak 30 peserta diantaranya dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Madiun, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Madiun, SMK Negeri 4 Kota Madiun, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Takeran Magetan, SMK Cendekia Madiun, dan masih banyak lagi.

FB_IMG_1508303542263

FB_IMG_1508303527402

Lomba Pidato Bahasa Indonesia diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi yang ke-7 Lembaga Pers Mahasiswa Al Fath STAI Madiun. Lomba tersebut mengangkat Tema “Mewujudkan Indonesia yang Berakhlak dan Berbudi Pekerti Luhur Melalui Peran Generasi Muda.” “Tema tersebut diangkat dengan tujuan untuk meminimalisir tingkat kenakalan remaja saat ini di Indonesia dan supaya generasi muda kembali sadar dengan perannya bagaimana untuk mewujudkan Indonesia yang berakhlak dan berbudi pekerti luhur, karena remaja saat ini banyak yang tidak mengenal lagi etika dan sopan santun yang dahulu melekat dalam jiwa Bangsa Indonesia,” terang Sri Nurhayati, mahasiswa Prodi PAI Semester 2 selaku Ketua Panitia Lomba.

FB_IMG_1508303519620
Dalam lomba tersebut turut hadir sebagai juri yaitu Ibu Alfiati, M.Pd selaku Dosen Bahasa Indonesia STAI Madiun, Bapak Dian Nashrul Munif, M.Pd selaku Dosen Bahasa Inggris STAI Madiun, dan Bapak Arif selaku Ketua Majelis Sastra Madiun. Pada akhir acara diumumkan para juara Lomba Pidato Bahasa Indonesia yang diantaranya, juara 1 diraih oleh siswa dari MAN takeran Kabupaten Magetan, juara 2 dan juara 3 diraih oleh siswa dari SMK Cendekia Madiun, dan juara favorit diraih oleh siswa dari MAN 2 Kota Madiun.

LOMBA PIDATO BAHASA INDONESIA DALAM RANGKA PERINGATAN HARI JADI KE- 7 LEMBAGA PERS MAHASISWA “AL FATH” STAI MADIUN

Pada Minggu, 21 Mei 2017, UKM Al Fath STAI Madiun menyelenggarakan Lomba Pidato Bahasa Indonesia tingkat MA/ SMA/ SMK se Karesidenan Madiun. Lomba Pidato Bahasa Indonesia tersebut diikuti oleh kurang lebih sebanyak 30 peserta diantaranya dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Madiun, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Madiun, SMK Negeri 4 Kota Madiun, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Takeran Magetan, SMK Cendekia Madiun, dan masih banyak lagi.

FB_IMG_1508303527402

FB_IMG_1508303542263

Lomba Pidato Bahasa Indonesia diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi yang ke-7 Lembaga Pers Mahasiswa Al Fath STAI Madiun. Lomba tersebut mengangkat Tema “Mewujudkan Indonesia yang Berakhlak dan Berbudi Pekerti Luhur Melalui Peran Generasi Muda.” “Tema tersebut diangkat dengan tujuan untuk meminimalisir tingkat kenakalan remaja saat ini di Indonesia dan supaya generasi muda kembali sadar dengan perannya bagaimana untuk mewujudkan Indonesia yang berakhlak dan berbudi pekerti luhur, karena remaja saat ini banyak yang tidak mengenal lagi etika dan sopan santun yang dahulu melekat dalam jiwa Bangsa Indonesia,” terang Sri Nurhayati, mahasiswa Prodi PAI Semester 2 selaku Ketua Panitia Lomba.

Dalam lomba tersebut turut hadir sebagai juri yaitu Ibu Alfiati, M.Pd selaku Dosen Bahasa Indonesia STAI Madiun, Bapak Dian Nashrul Munif, M.Pd selaku Dosen Bahasa Inggris STAI Madiun, dan Bapak Arif selaku Ketua Majelis Sastra Madiun. Pada akhir acara diumumkan para juara Lomba Pidato Bahasa Indonesia yang diantaranya, juara 1 diraih oleh siswa dari MAN takeran Kabupaten Magetan, juara 2 dan juara 3 diraih oleh siswa dari SMK Cendekia Madiun, dan juara favorit diraih oleh siswa dari MAN 2 Kota Madiun.

FB_IMG_1508303519620

 

 

 

PAGELARAN DRAMA 2017 HIMAPRODI PGMI STAI MADIUN

Pada Senin, 15/5/2017 Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru MI (Himaprodi PGMI) menyelenggarakan “Pagelaran Drama 2017”. Pagelaran Drama tersebut diselenggarakan secara rutin setiap tahun. “Tujuan diselenggarakannya Pagelaran Drama tersebut selain untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia 2, juga untuk meningkatkan bakat dan kreatifitas mahasiswa dalam bidang seni peran dan diharapkan menjadi bekal nantinya sebagai keahlian tambahan yang menunjang mahasiswa sebagai calon pendidik”, terang Ibu Alfiati, M.Pd selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Bahasa Indonesia STAI Madiun.

20170515_200040 20170515_201357

Selain itu, Pagelaran Drama 2017 cukup meriah ditambah dengan adanya pembagian doorprise di penghujung acara yang menarik perhatian penonton. Pagelaran Drama tersebut dihadiri oleh Perwakilan dari Rektorat, Bapak/ Ibu Dosen STAI Madiun dan mahasiswa STAI madiun. “Semoga acara-acara seperti ini terus dikembangkan oleh mahasiswa STAI Madiun supaya potensi-potensi mahasiswa STAI Madiun semakin dikenal oleh masyarakat,” terang Bapak Drs. H. Zainul Arifin, M.Si dalam sambutannya.

IMG-20170515-WA0037 IMG-20170515-WA0038

Pagelaran Drama 2017

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Sehubungan dengan tugas akhir mata kuliah Bhs. Indonesia 2 dan dalam rangka meningkatkan kreatifitas mahasiswa dalam bidang seni dan sastra, maka mhsiswa PGMI 4 bermaksud menyelenggarakan “Pagelaran Drama 2017” dengan judul “Roro Jonggrang”, yang akan dilaksanakan pada:
Hari / tgl : Senin, 15 Mei 2017
Waktu : Pukul 19.30-selesai
Tempat : Aula STAI Madiun
Untuk itu, dukungan dan kehadiran Bpk/ Ibu serta teman-teman sekalian sangat kami harapkan demi kesuksesan pementasan ini. Atas perhatian dan kehadiran Bpk/Ibu serta teman-teman sekalian kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

« Older Entries